Tabel Komplit Berat Besi Beton Polos Sesuai Standart Nasional

Tabel Komplit Berat Besi Beton Polos Sesuai Standart Nasional

Besi beton merupakan komponen penting dalam dunia konstruksi, sering digunakan untuk memberikan kekuatan tambahan pada bangunan.

Sangat krusial untuk memahami berat dari besi beton yang akan dipakai dalam pembangunan,

karena ini membantu dalam perhitungan kebutuhan material dengan lebih akurat.

Faktor yang mempengaruhi berat dari besi beton ini termasuk jenis dan dimensi besi yang dipilih.

Untuk membantu Anda dalam menentukan pilihan ukuran dan berat besi beton yang tepat,

kami akan menyediakan informasi lebih detail melalui artikel berikut.

===================

Macam Jenis Besi yang Beredar :

 

1. Jenis Besi Beton Polos

 

tabel besi beton polos (2)

Dalam dunia konstruksi, besi beton polos bersama dengan besi beton ulir menjadi dua varian besi beton yang sering digunakan.

Kedua jenis besi beton ini memiliki karakteristik tersendiri yang sesuai dengan kebutuhan berbagai proyek konstruksi.

Besi beton polos dikenal dengan bentuknya yang lurus dan permukaan yang mulus tanpa adanya goresan atau ulir.

Keunggulan besi beton polos terletak pada harganya yang lebih ekonomis dibandingkan besi beton ulir.

Namun, karena permukaannya yang sangat halus, besi beton polos cenderung lebih mudah tergelincir saat dipasang.

Penggunaan besi beton polos lebih sering terlihat pada proyek-proyek konstruksi yang tidak memerlukan ikatan kuat antara besi dan beton,

seperti dalam pembangunan pagar, jembatan yang sederhana, dan konstruksi serupa lainnya.

2. Jenis Besi Beton Ulir

 

tabel besi beton ulir (2)

Besi beton ulir merupakan jenis lain dari besi beton yang memiliki ciri khas permukaan bergelombang atau bergerigi.

Karakteristik permukaan yang bergerigi ini memungkinkan besi beton ulir untuk meningkatkan adhesi atau daya rekat dengan beton.

Besi beton ulir seringkali diaplikasikan pada konstruksi yang memerlukan daya rekat yang tinggi, seperti dalam pembuatan kolom atau balok.

Keunggulan utama dari besi beton jenis ini adalah kemampuannya dalam menghasilkan daya cengkram yang lebih efektif,

sehingga mengurangi risiko tergelincir saat terintegrasi dengan beton.

Besi beton ulir banyak digunakan dalam berbagai proyek konstruksi, termasuk pembuatan kolom beton, struktur atap, dan lainnya.

Namun, perlu diperhatikan bahwa dari segi harga, besi beton ulir biasanya memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan besi beton polos.

===================

Kreteria Panjang Besi Beton SNI

 

besi beton proyek

Besi beton merupakan salah satu produk yang harus memenuhi standar Badan Standardisasi Nasional (BSN) untuk dapat dijual di pasaran.

Standar yang berlaku untuk besi beton adalah SNI 07-2050-2002.

Berdasarkan SNI 07-2050-2002, panjang standar untuk baja tulangan beton ditetapkan pada ukuran 6 meter, 9 meter, dan 12 meter.

Adapun toleransi panjang yang diperbolehkan untuk baja tulangan beton ini berkisar antara minus 0 mm (-0 mm) hingga plus 70 mm (+70 mm).

Artinya, toleransi panjang baja tulangan tidak boleh melebihi 7 cm.

Sebagai contoh, jika baja tulangan memiliki panjang standar 12 meter,

maka panjang minimum yang diperbolehkan adalah 12 meter dan panjang maksimumnya adalah 12.07 meter untuk memenuhi kriteria standar SNI.

Di pasaran, terdapat praktik ilegal di mana panjang dan diameter baja tulangan beton seringkali dikurangi.

Misalnya, jika panjang standar baja tulangan beton adalah 12 meter, mereka mungkin menguranginya menjadi 11.5 meter atau bahkan lebih pendek lagi.

Tabel Besi Beton Polos Ukuran dan Beratnya :

tabel besi beton polos

Tabel Besi Beton Ulir Ukuran dan Beratnya :

tabel besi beton ulir

===================

Demikianlan artikel Tabel Besi Beton Polos Sesuai Standart Nasional. Semoga bermanfaat.

Salam, Bangunrenov